Searching...
Minggu, 17 November 2013

PERENCANAAN PENULISAN KARYA ILMIAH



    

     A.    Langkah-langkah Menulis Karya Ilmiah
Beberapa langkah yang harus dilalui meliputi:
1.      Memilih topik
Topik adalah medan atau lapangan masalah yang akan ditulis dalam karya tulis keilmuan baik konseptual maupun hasil penelitian.Untuk itu medan masalah keilmuan yang dapat ditulis relatif tidak terbatas.
2.      Merumuskan tujuan penulisan
Rumusan tujuan Penulisan adalah suatu gambaran atau perencanaan menyeluruh yang akan mengarahkan penulis dalam penulisan selanjutnya dengan menentukan tujuan penulisan. Bahan-bahan apa yang diperlukan Organisasi karangan yang akan diterapkan dan sudut pandang penulis yang dipilih.
3.      Mengumpulkan bahan
Untuk mengumpulkan bahan tulisan dapat ditempuh dengan tiga cara, yakni : studi pustaka/dokumen, studi lapangan dan diambil dari pengalaman.
4.      Menyusun kerangka
Ada tiga alasan seorang penulis menyusun kerangka karangan.
1.      Dengan adanya kerangka tulisan pengorganisasian gagasan penulis lebih terbantu daripada tidak ada kerangka tulisan.
2.      Pembuatan kerangka tulisan memperlancar proses penyelesaian penulisan.
3.      Dengan adanya kerangka tulisan dapat dikendalikan kualitas penggunaan bahasa.
Apa pun modelnya, dua prinsip penulisan kerangka tulisan yang relevan dibahas ialah prinsip persamaan dan prinsip keparalelan.
B. Teknik Menentukan Topik
Dalam memilih topik karya ilmiah, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
a.       Topik yang akan dipilih hendaknya menarik untuk dikaji. Sebuah topik akan menarik apabila
1.      Merupakan masalah yang menyangkut persoalan bersama
2.      Merupakan jalan keluar dari suatu persoalan yang tengah dihadapi
3.      Mengandung konflik pendapat
4.      Masalah yang di kaji hendaknya dapat diselesaikan dalam waktu yang disediakan
b.      Topik jangan terlalu luas dan terlalu sempit
c.       Topik yang di pilih sesuai dengan minat dan kemampuan penulis
d.      Topik yang di kaji hendaknya ada manfaatnya untuk menambah ilmu pengetahuan atau yang berkaitan dengan profesi.
Ada banyak teknik menemukan dan menentukan topik tulisan keilmuan. Ada tiga teknik yang dinilai mudah diterapkan, yakni dengan teknik :
1.      Pengekplorasian fakta keilmuandan kejadian sekitar.
2.      Pengekplorasian isu-isu keilmuan aktual.
3.      Memfaatkan informasi hasil membaca.

C. Teknik merumuskan Judul
1.      Area isi judul
Judul dalam tulisan ilmiah telah menggambarkan masalah yang akan dibahas. Hal itu berbeda dengan judul tulisan nonkeilmuan, misalnya judul fiksi. Dalam fiksi judul tidak selalu menggambarkan apa yang diceritakan. Itulah sebabnya judul tulisan ilmiah lebih tepat diturunkan dari pernyataan sistematis. Dalam pernyataan tematis terkandung pernyataan ilmiah yang memerlukan data, informasi, atau bukti-bukti untuk ditolak atau dikukuhkan kebenarannya.
2.      Teknik merumuskan judul dari segi ciri kebahasaan, judul dinyatakan dalam klausa dengan jumlah kata bekisar antara 5 s.d kata.

D. Teknik mengenali identitas referensi dan memilih bahan tulisan
Kegiatan mengumpulkan bahan tulisan dapat dianalogikan dengan kegiatan mengumpulkan bahan-bahan bangunan. Bentuk tulisan narasi yang bertujuan menceritakan asal-usul, silsilah, pertumbuhan dan perkembangan sesuatu dapat menggunakan bahan-bahan dokumen.
Dalam tulisan ilmiah bentuk tulisan yang relevan adalah tulisan ekspositori/eksposisi yang bertujuan menjelaskan konsep, dan gagasan secara terperinci.
1.      Memanfaatkan Kartu Katalog
Kartu katalog yang dimanfaatkan adalah katalog pengarang, judul, dan subjek. Katalog pengarang berkaitan dengan judul-judul buku yang dicari, dan katalog subjek berkaitan dengan subjek atau pokok persoalan isi buku yang dicari.
2.      Cara Menelaah Buku yang telah ditemukan
Ada dua cara yang dapat dilakukan, yakni cara daftar isi dan cara indeks. Teknik daftar isi misalnya Masalah Peningkatan Gairah Belajar di Perguruan Tinggi. Judul buku Belajar di Perguruan Tinggi. Langkah yang ditempuh (1) membaca daftar isi, (2) mencari bab dan subbab yang membahas hal belajar, misalnya ditemukan di bab II, (3) membaca dengan cermat bab II yang berkaitan dengan masalah belajar, dan bab lain diabaikan.
Teknik indeks dapat ditempuh dengan langkah berikut ini. Menentukan masalah dan judul buku yang dicari. Misalnya masalah dan judul buku sama dengan teknik daftar isi. Langakh yang ditempuh adalah (1) memeriksa daftar indeks pada kolom huruf b (2) mencari dan menemukan kata belajar dan penjelasannya di halaman 45 bukku tersebut.
3.      Model Perekaman/Pencatatan Bahan Tulisan Keilmuan
A.    Model Buku Harian
Pencatatan dengan model kartu dapat dilakukan dengan cara :
1.      Mengemukakan sesuatu hal/informasi/gagasan dalam bentuk frasa atau kalimat ringkas.
2.      Mengemukakan informasi dalam beberapa kalimat.
3.      Mengemukakan informasi lain dalam bentuk gabungan antara frasa dan kalimat panjang.
B.     Model Kartu
Kartu yang biasa digunakan berukuran 15x10 cm. Jenis kartu yang dibutuhkan meliputi :

1.      Kartu untuk mencatat gagasan penulis sendiri.
2.      Kartu yang berisi kutipan langsung, ringkasan dari sumber dokumen/pustaka
3.      Kartu yang berisi hasil wawancara, pengamatan dan sebagainya.

4.      Bentuk Perekaman atau Pencatatan Bahan Tulisan Keilmuan
Bahan-bahan yang diperoleh dari berbagai sumber sebaiknya di catat dalam kartu-kartu informsi. Pengetahuan ini perlu di lakukan terutama dalam penulisan karya ilmiah yang cukup besar. Seperti : Skripsi, tesis, disertasi atau buku.  Pengetahuan ini bertujuan untuk memudahkan penulis dalam melacak sumber informasiya.
Informasi yang diperoleh dari bacaan dapat di tuliskan dalam berbarapa bentuk, yakni :

Ø  Kutipan, Jika kita menyalin kata-kata dari buku tepat seperti aslinya.
Ø  Parafrase, jika kita mengungkapkan kembali maksud penulis dengan kata-kata sendiri.
Ø  Rangkuman atau ringkasan. Jika kita menyaring yang kita baca.
Evaluasi atau ulasan, jika kita mengemukakan reaksi terhadap gagasan yang dikemukakan penulis

0 komentar:

Posting Komentar

 
Back to top!