BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sebelum menjelaskan identitas nasional, terlebih dahulu akan dijelaskan apa itu identitas. Dari segi bahasa Identitas nasional berasal dari bahasa inggris, yaitu “identity” yang diartikan sebagai ciri-ciri, tanda-tanda atau jati diri. Ciri-ciri itu adalah sesuatu yang menandai suatu benda atau orang. Ada ciri-ciri fisik dan ada ciri-ciri non fisik. Ciri fisik itu misalnya ciri dari orang Cina yaitu bermata sipit, kulitnya putih, sedangkan ciri non fisik misalnya, gaya seseorang ketika berbicara, bermain belajar dan sebagainya. Sedangkan nasional sendiri berasal dari kata “national” yang diartikan sebagai warga negara atau kebangsaan yang menunjukkan kesatuan komunitas sosio-kultural tertentu yang memiliki semangat, cita-cita, tujuan serta ideologi bersama. Sehingga identitas nasional sendiri memiliki arti yaitu kepribadian nasional atau jati diri nasional yang tumbuh dalam diri warganegara Indonesia dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan dari ratusan suku yang dihimpun menjadi satu kesatuan Indonesia menjadi kebudayaan nasional dengan acuan Pancasila dan jiwa “Bhinneka Tunggal Ika” .
Kebudayaan sering kita pandang sebagai bagian
dari identitas nasional, maka dapat dikatakan juga bahwa kebudayaan itu
merupakan pedoman manusia yang mengatur tingkah laku dan sopan santun dalam
bermasyarakat. Jika kita lihat dari segi budaya, Identitas negara
indonesia amatlah banyak, hal tersebut dikarenakan indonesia yang terdiri dari
banyak suku dan bermacam-macam budaya. Oleh karena bangsa indonesia kurang
mampu menjaga dan melestarikan budaya bangsa yang merupakan identitas nasional,
sehingga banyak budaya bangsa kita ini yang di-klaim oleh negara asing,
misalnya saja Malaysia. Akan sangat mudah bangsa Malaysia mempelajari
budaya-budaya Indonesia, karena di samping mereka adalah negara tetangga kita,
banyak warga negara indonesia yang bekerja dan berdomisili di sana.
1.2.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana
munculnya identitas nasional?
2. Apa peranan
penting dari identitas nasional?
3. Bagaimana peranan warga negara dalam menjaga identitas nasional?
4. Bagaimana
cara menyikapi masalah peng-klaiman budaya yang merupakan identitas nasional
yang banyak di lakukan oleh negara lain, seperti Malaysia.
1.3. Tujuan
1. Mengetahui munculnya identitas nasional.
2. Mengetahui peranan penting dari identitas nasional
3. Mengetahui peranan
warganegara dalam menjaga identitas nasional.
4. Mengetahui cara
menyikapi masalah peng-klaiman budaya yang merupakan identitas nasional yang
banyak di lakukan oleh negara lain,seperti Malaysia.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Munculnya
Identitas Nasional
Identitas atau jati diri itu muncul dan ada dalam suatu interaksi.
Dimana interaksi merupakan kenyataan empirik yang dilakukan oleh seseorang
dengan orang lain atau dengan kelompok lain yang berupa tindakan para pelaku
yang menandakan adanya hubungnan antar parra pelaku tersebut. Sehingga dapat
dikatakan bahwa identitas atau jatidiri itu muncul dan ada dalam hubungan. Seseorang
akan diakui mempunyai jatidiri jika mereka diakui keberadaannya oleh seseorang
atau orang dalam hubungan yang berlangsung. Jadi seseorang mempunyai jatidiri
tertentu apabila ada pengakuan dari orang lain mengenai jatidrinya.
Penekanan pada Pengakuan
dari orang lain dalam hal keberadaan dan kelestarian suatu jatidiri yang
dimiliki oleh seseorang itu menjadi penting untuk di perhatikan, karena dalam
kesendiriannya yang absolut tersebut seseorang tidak mempunyai jatidiri. Di
samping itu ada beberapa faktor yang menjadi pembentuk identitas nasional,
sebagai berikut :
1.
Primordial: ikatan kekerabatan, suku, daerah, bahasa,
adat-istiadat, dll
2.
Sakral :
agama, ideologi doktriner, dll
3.
Tokoh :
pimpinan yang
disegani dan
dihormati
4.
Bhineka Tunggal : kesediaan untuk bersatu dalam
perbedaan (unity in diversity)
5.
Sejarah :
persepsi yang
sama tentang sejarah yang menyatukan mereka
6.
Perkembangan Ekonomi : industrialisasi melahirkan
spesialisasi pekerjaan dan
profesi.
7.
Kelembagaan : lembaga pemerintahan dan politik
Faktor-faktor di ataslah yang sebenarnya memunculkan
identitas nasional yang merupakan suatu jati diri. Selain itu persamaan nasib(adanya
penderitaan selama berabad” dlm penjajahan asing), keinginan bersama untuk merdeka, adanya kesatuan
wilayah, cita-cita bersama untuk mencapai kemakmuran dan keadilan juga
merupakan faktor penting dalam pembentukan bangsa, sehingga dalam bangsa
tersebut muncullah rasa untuk dapat mempertahankan identitas nasional.
2.2 Peranan Penting Identitas Nasional
Sebagaimna yang telah
kita ketahui bersama bahwa identitas atau jatidiri nasional adalah jatidiri
yang dimiliki oleh warganegara atau sukubangsa dari suatu negara atau
Indonesia. Dan sesuai yang disebutkan pada pembahasan sebelumnya bahwa dalam
identitas nasional itu diperlukan dalam interaksi. Dalam suatu interaksi para
pelaku interaksi mengambil suatu proses dan berdasarkan posisi tersebut para
pelaku menjalankan peranan-peranannya sesuai dengan corak interaksi yang
berlangsung, maka dalam berinteraksi manusia berpedoman pada kebudayaannya.
Jika kebudayaan kita pandang sebagai bagian dari identitas nasional, maka dapat
dikatakan juga bahwa kebudayaan itu merupakan pedoman manusia yang mengatur
tingkah laku dan sopan santun dalam bermasyarakat. Seseorang yang mengaku
memiliki identitas nasional, sudah selayaknya orang itu merasa bangga terhadap
bangsa indonesia sebagai negaranya, karena salah satu ciri identitas nasional
orang indonesia adalah orang yang
mempunyai peradaban yang tinggi. Oleh karena itu identitas nasional memiliki
peranan yang penting dalam hal pembentukan karakter atau jatidiri warganegara
itu sendiri.
2.3. Peranan Warganegara dalam Menjaga Identitas Nasional
Dalam penerapannya, suatu
identitas nasional tidak akan lepas dari yang namanya masalah. Dimana masalah
itu muncul akibat dari kurangnya warganegara dalam hal pelestarian dan
mengembangkan identitas nasional. Jika kita menelisik bagaimana perkembangan
identitas nasional bangsa kita saat ini, tentu kita akan merasa lemah dan
sangat kurang dalam menjaga identitas negara kita, terutama dalam bidang
keebudayaan. Yang mana kebudayaan seperti yang dijelaskan di atas, bahwa
kebudayaan merupakan pedoman hidup masyarakat yang mengatur tingkah laku dan
sopan santun mereka dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Pengaruh dari
kebudayaan sangatlah kental, hal tersebut terlihat dari kentalnya
kebudayaan-kebudayaan yang telah melekat pada setiap orang dan berbagai suku
yang ada di negara kita. Di samping itu pada perjalanan nantinya akan di temui
beberapa tantangan baik yang berasal dari luar(eksternal) maupun dari
dalam(internal). Berikut ada beberapa cara untuk menjaga atau melestarikan
indentitas nasional yang dapat dilakukan oleh warganegara :
1. dengan penerapan
revitalisasi pancasila(dimensi realitas) : idealitas, dan fleksibelitas.
2. mengarahkan pembinaan
dan pengembangan moral yang disetai dukungan hukum yang kondusif dan suprematif.
3. mengaitkan pembinaan
identitas nasional dengan wawasan spiritual, kademis, kebangsaan dan mondial.
Seperti itulah peranan
yang seharusnya dimiliki oleh setiap warganegara dalam pengembangan identitas
nasional. Jadi sedikit langkah yang kita lakukan utuk tetap menjaga dan
mempertahankan identitas nasional kita, itu sudah merupakan wujud rasa bangga
sekaligus nasionaliisme yang tinggi telah tertanam dalam diri kita. Dan pada
saat-saat yang seperti itulah kita dapat dikatakan bahwa kita telah memiliki
jatidiri identitas nasional.
2.4. Cara Menyikapi
Masalah Peng-klaiman Budaya
Maraknya
kasus peng-klaiman budaya oleh Negara lain seperti Malaysia, seharusnya menjadi
sorotan penting bagi pemerintah dan warga Negara indonesia. Karena dengan
adanya peng-klaiman budaya tersebut sama halnya dengan menginjak harkat dan
martabat bangsa Indonesia, oleh karena itu pemerintah dan warga Negara
Indonesia seharusnya
menjaga,melestarikan, serta mepertahankan apa yang dimiliki bangsa, karena hal
tersebut merupakan identitas suatu bangsa.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Identitas nasional yang merupakan jatidiri dari suatu bangsa
muncul dari berbagai faktor yang mempengaruhi diantaranya Primordial(
ikatan kekerabatan, suku, daerah, bahasa, adat-istiadat),Sakral(agama, ideologi
doktriner),Tokoh(pimpinan
yang
disegani dan
dihormati),Bhineka Tunggal
Ika(kesediaan untuk bersatu dalam
perbedaan (unity in diversity)),Sejarah(persepsi
yang
sama tentang sejarah yang menyatukan mereka), Perkembangan Ekonomi(industrialisasi
melahirkan spesialisasi pekerjaan dan
profesi.) serta
kelembagaan.
Dari faktor-faktor
di atas menyebabkan adanya peranan penting warganegara dalam menjaga identitas
nasional, jika kita memandang kebudayaan itu merupakan bagian dari identitas
nasional, sudah sepatutnya kita untuk menjaga dan melestarikannya, sehingga
kasus peng-klaiman yang sering dilakukan Malaysia itu tidak terjadi lagi.
3.2 Saran
Untuk
dapat mengetahui perkembangan identitas nasional suatu bangsa hendaknya kita
juga memahami terlebih dahulu apa itu identitas nasional, bagian serta fungsi
dan hal-hal apa saja yang terkait dalam identitas nasional tersebut. Dan
sebaiknya warganegara juga turut berperan aktif dalam pengembangan identitas
nasional, khusunya di bidang kebudayaan yang merupakan salah satu bagian dari
identitas nasional bangsa Indonesia. Karena peranan dari warganegara itu sendiri amatlah penting
untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan yang kita miliki, agar budaya kita
tetap utuh tanpa campur tangan negara asing.
Daftar
Pustaka
Calhoun, Craig (Editor). 1994. Social Theory And The
Poliyics of Identity, USA, Blackwell.
Dashefsky, Arnold (Editor), Etnic Identity In Society.
Ubaidillah, A. Dkk. 2000. Pendidikan Kewarganegaraan Demokrasi HAM dan Masyarakat Madani.
Jakarta : IAIN Jakarta Press

Betway casino - Dr.MCD
BalasHapusBetway casino. This page shows the 통영 출장안마 latest 동두천 출장마사지 casino 경상북도 출장안마 games, bonus codes, promotions, and the latest promo codes for Casino 전주 출장마사지 on Dr.MCD. Bonus Type. Jackpot: 100% up to 500 EUR. Min Deposit: 50xB. Wagering หาเงินออนไลน์ Requirement: 1xMinimum Deposit: 10 EUR.